Kamis

ASAL USUL GUNTUNG


Asal Nama Guntung

Dahulunya ada suatu lokasi yang digunakan oleh penduduk kampung Lempake ( sekarang lokasi kampung tersebut rmasuk dalam wilayah Kelurahan Loktuan berada di km 2 ) dan kampung Kanibungan ( berada satu kilo meter kearah utara dari Pusat pemerintahan kelurahan Guntung) dan kampung Pakuaji ( telah masuk dalam kawasan PT.Pupuk Kaltim daerah pemakam pakuaji disekitar Masjid Al-Mubaroq ) untuk tempat bercocok tanam padi/ persawahan di bagian Utaranya dan dibagian selatan kerena tanahnya lebih tinggi ditanami berbagai pohon buah-buahan dan lain sebagainya seperti, Nangka, Cempedak, keledang, langsat, kopi, rambutan, Wanyi, Mangga, durian, elay, keretongan, lahong, kelapa dan lainnya Juga ditumbuhi Pohon rumbia yang dapat menghasilkan tepung sagu sebagai makanan tambahan selain beras bagi penduduk dan pohon Benda atau aren yang dapat menghasilkan air aren sebagai bahan baku pembuatan gula merah.

Sebagi pembatas antara tanah yang lebih rendah tempat persawahan penduduk dan tanah yang lebih tinggi untuk kebun buah buahan-buahan dan lain sebagainya terdapat sebuah genagan air berupa kolam / danau kecil masyarakat kutai menyebutnya Guntung yang berarti genangan air yang tidak mempunyai hulu maupun hilr atau buntu dan sering sekali penduduk mendapati sekumpulan rusa ( Payau dalam bahasa Kutai ) minum ditempat genangan air tersebut maka masyarakat menyebutnya Guntung Sipayau (genangan air/ kolam rusa ) yang juga merupakan cikal bakal adanya sungai Guntung,
Lokasi genagan air dimaksud saat ini telah berubah menjadi sungai dan keberadaannya disekitar jembatan dekat kantor Kelurahan Guntung .

Setelah ketiga penduduk dari Kampung Kanibungan dan Kampung Lempake serta kampung Pakuaji pindah menetap di tempat yang baru tersebut untuk dijadikan perkampungan penduduk, maka sejak tahun 1948 kampung ini diberinama GUNTUNG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar