Tingkilan adalah kesenian musik budaya kutai ,musik tingkilan biasanya terdiri dari beberapa alat musik,yaitu gambus,gendang,bass,biola,gitar,drum,tapi yang sangat berperan adalah alat musik gambusnya,tingkilan yang menggunakan penyanyi yang menyanyikan lagu lagu daerah dari suku kutai yang berada di guntung.dapat mengiringi tarian jepen jadi kalau hanya musik dan penyanyi maka disebut tingkilan tapi kalau ditambah penari menjadi jepen kesenian ini biasanya ada pada acara ERAU PELAS BENUA di kel.guntung KOTA BONTANG pada setiap tahunnya
Senin
Selasa
JUARA SUMPIT DARI BONTANG
Putra Guntung dari KotaBontang Suadi alias jepang memenangkan kejuaraan sumpit se Kalimantan yang diselenggarakan di kota Grogot kaltim ia meraih juara 1 beregu pada stand berdiri dan jongkok serta juara 1 perorangan dimenangkan oleh Aidil ,sumpit adalah olahraga tradisional rakyat kalimantan dan khususnya di kaltim suku kutai dan dayak ,sumpit ini sebagian kebudayaan dari adat kutai di Bontang.di kelurahan guntung perlombaan tradisional ini sering dipertandingkan pada saat upacara adat ERAU PELAS BENUA dan juga pada Hut RI sehingga kebudayaan ini tetap lestari.asosiasi Sumpit di Kelurahan Guntung ini di wadahi oleh Lembaga adat Kutai Guntung Citra
Label:
BUDAYA KUTAI,
JUARA,
KALIMANTAN,
KALTIM,
PUTRA GUNTUNG,
SUMPIT
Minggu
Rabu
GASING
Gasing merupakan salah satu permainan tradisional nusantara,walaupun sejarah penyebaranya belum diketahui secara pasti. Permainan gasing atau begasing telah ada jauh sebelum penjajahan belanda.permainan ini dilakukan oleh anak anak dan orang dewasa. Biasanya,dilakukan di pekarangan rumah yang kondisi tanahnya keras dan datar.permainan gasing dapat dilakukan secara perorangan atau beregu dengan jumlah pemain yang berpariasi,menurut kebiasaan di daerah masing-masing.hingga kini,gasing masih sangat popular dilakukan disejumlah daerah di Indonesia.Di Bontang (KALTIM)bahkan warga kutai di guntung rutin menyelenggarakan kompetisi.biasanya gasing dimainkan saat diselenggara kan ERAU PELA S BENUA maupun acara peringatan 17 agustusan hal untuk melestarikan budaya kutai yang hamper punah oleh sebab itu pertandingan ini akan terus diselenggarakan setiap tahun nya oleh LEMBAGA ADAT KUTAI BONTANG.
Langganan:
Postingan (Atom)


















